Berita Utama
pemerintahan
0
Pemkab Karawang Genjot Penurunan Stunting ke 9 Persen, Perkuat PAD dan Efisiensi Belanja di 2026
Karawang, Taktis.web.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menegaskan fokus pembangunan tahun 2026 pada percepatan penurunan stunting, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta efisiensi belanja. Hal tersebut mengemuka dalam *staff briefing* awal Mei yang digelar di Lantai 3 Gedung Singaperbangsa, Senin (4/5/2026).
Rapat dipimpin Wakil Bupati Karawang bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang. Sementara itu, Bupati Karawang menyampaikan arahan secara virtual. Dalam pesannya, Bupati menekankan komitmen pemerintah daerah untuk mengakselerasi program prioritas, khususnya penanganan stunting, efisiensi anggaran, serta peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital.
Sekda Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tahun 2026 sangat ditentukan oleh kolaborasi lintas sektor dan percepatan implementasi program di lapangan. Ia juga mengapresiasi peran para camat sebagai garda terdepan pelayanan publik, terutama dalam pemanfaatan digitalisasi informasi yang kini semakin mudah diakses masyarakat.
“Kolaborasi dan akselerasi menjadi kunci. Peran camat sangat strategis dalam memastikan program berjalan efektif hingga tingkat masyarakat,” ujarnya.
Wakil Bupati Karawang dalam arahannya menekankan pentingnya gotong royong seluruh pemangku kepentingan untuk menekan angka stunting. Pemkab menargetkan prevalensi stunting turun hingga 9 persen pada 2026. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, saat ini terdapat 3.517 anak stunting yang membutuhkan intervensi serius dan berkelanjutan.
Selain itu, aspek tata kelola keuangan daerah juga menjadi perhatian. Inspektur Daerah mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti temuan administrasi dan fisik sebelum penyerahan opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dijadwalkan pada Juni hingga Juli mendatang.
Menutup kegiatan, Sekda mengimbau seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar bekerja sesuai dengan regulasi yang berlaku serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan program.
“Maksud baik belum tentu benar. Pastikan seluruh program berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Karawang,” tegasnya.
Dengan fokus pada tiga prioritas utama—penurunan stunting, peningkatan PAD, dan efisiensi belanja—Pemkab Karawang optimistis dapat mendorong pembangunan yang lebih efektif, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat. (Red)
Via
Berita Utama
