Berita Utama
pemerintahan
0
Produksi Gabah Capai 1,3 Juta Ton, Karawang Jadi Penopang Swasembada Pangan
Jakarta, Taktis.web.id - Kabupaten Karawang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah penopang utama swasembada pangan nasional. Hal tersebut disampaikan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., usai menghadiri undangan wawancara bersama CNN Indonesia yang membahas kontribusi Karawang dalam produksi beras nasional.
Bupati Aep menyampaikan bahwa Karawang saat ini menjadi salah satu kabupaten dengan produksi beras terbesar di Indonesia. Dengan luas dan keberlanjutan areal sawah teknis yang terus dijaga, produksi gabah Karawang mampu mencapai 1,3 juta ton per tahun, menjadikannya pilar penting dalam ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
“Alhamdulillah, Karawang menjadi salah satu kabupaten utama penghasil beras. Ini adalah hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari petani, pemerintah daerah, hingga dukungan pemerintah pusat, sehingga Karawang ikut berkontribusi besar dalam tercapainya swasembada pangan Indonesia,” ucap Bupati Aep.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen kuat untuk mempertahankan areal sawah teknis agar tidak beralih fungsi dan tetap menjadi lahan pertanian produktif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan strategis yang berpihak kepada petani.
Berbagai program telah dijalankan, di antaranya insentif penghapusan pajak bagi petani pemilik lahan di bawah 3 hektare, asuransi gagal panen, serta penjaminan ketersediaan dan pengendalian harga pupuk. Selain itu, Pemkab Karawang juga menempatkan pembangunan, perbaikan, dan pengerukan **sarana pengairan irigasi** sebagai prioritas utama untuk menjaga stabilitas produksi pertanian.
“Irigasi adalah kunci. Tanpa pengairan yang baik, produktivitas pertanian akan terganggu. Karena itu, pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi terus kami dorong secara berkelanjutan,” tegasnya.
Atas konsistensi dan capaian tersebut, Kabupaten Karawang menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. Menurut Bupati Aep, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi negara terhadap seluruh pihak yang telah menjaga dan mempertahankan kedaulatan pangan nasional.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah daerah, tetapi untuk seluruh petani dan masyarakat Karawang yang telah berjuang menjaga lumbung pangan bangsa,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan akan terus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi pembangunan daerah sekaligus kontribusi nyata bagi ketahanan pangan Indonesia.
(Red)
Via
Berita Utama
