Berita Utama
pemerintahan
0
Tutup PKA Angkatan IV 2026, Sekda Karawang Tekankan Pentingnya Inovasi Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Karawang, Taktis.web.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., mewakili Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., secara resmi menutup rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan IV Tahun 2026. Acara penutupan tersebut berlangsung di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang, Kamis (24/9/2026).
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat dan BKPSDM Kabupaten Karawang. Apresiasi ini diberikan atas dedikasi dan sinergi kedua instansi dalam memberikan pendampingan serta menjamin mutu kualitas pendidikan selama PKA berlangsung.
Asep Aang menegaskan bahwa penerapan PKA pola baru saat ini secara khusus menitikberatkan pada pengembangan kapasitas kepemimpinan serta implementasi aksi perubahan yang berkelanjutan. Ia menggarisbawahi bahwa parameter keberhasilan pelatihan tidak lagi diukur semata dari penerimaan sertifikat kelulusan formal.
"Aksi perubahan ini bukan hanya sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan dan pelatihan. Yang kami tunggu adalah keberlanjutan dan implementasinya. Jadi, inovasi bisa dikatakan berhasil jika organisasi Bapak/Ibu sekalian bisa memberikan dampak dan perubahan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," tegas Sekda Asep Aang.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Sekda menitipkan empat pesan strategis kepada seluruh pejabat administrator lulusan PKA IV:
- Terus Berinovasi dalam Bekerja: Menjadikan inovasi sebagai kebutuhan berkala, sehingga setiap program kerja mampu memberikan manfaat dan dampak positif, baik terhadap penyempurnaan sistem maupun pelayanan masyarakat.
- Tidak Alergi Terhadap Kritik: Menjadikan kritik dan masukan masyarakat sebagai motivasi pendorong untuk merespons dengan cepat. Hal ini harus dibarengi dengan penyajian informasi yang akurat agar masyarakat memahami langkah konkret pemerintah daerah.
- Mampu Menjabarkan Kebijakan Pimpinan: Cakap dalam menerjemahkan visi dan kebijakan strategis pimpinan guna menjawab setiap ekspektasi masyarakat, tentunya dengan tetap berpedoman pada kapasitas serta Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing.
- Bekerja Secara Adaptif: Memiliki fleksibilitas dalam mengikuti arus transformasi birokrasi, tanpa melanggar norma maupun ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala BPSDM Provinsi Jawa Barat yang turut hadir juga memberikan empat instruksi krusial sebagai bekal para peserta pascapelatihan:
- Jaga Keberlanjutan: Terus lanjutkan dan pelihara konsistensi aksi perubahan yang telah digagas di instansi masing-masing.
- Bangun Kolaborasi: Perkuat dukungan dari pimpinan serta ciptakan ekosistem perubahan yang kondusif di lingkungan kerja.
- Fokus pada Dampak: Lakukan pengukuran kinerja berdasarkan dampak nyata (outcome) bagi masyarakat, bukan sekadar menggugurkan kewajiban aktivitas.
- Siap Dievaluasi: Persiapkan diri dan tim secara komprehensif untuk menghadapi tahapan evaluasi pascapelatihan di masa mendatang. (*)
Via
Berita Utama

