Berita Utama
0
Underpass Gonggo Tergenang, Bupati Karawang Turun Langsung Atasi Kemacetan
Karawang, Taktis.web.id - Kemacetan panjang sempat terjadi di ruas Jalan Arief Rahman Hakim, Karawang, akibat genangan air yang menutup salah satu terowongan Underpass Gonggo,. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan tersebut tersendat karena kendaraan hanya dapat melintas melalui satu terowongan.
Mengetahui situasi tersebut saat dalam perjalanan pulang, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. langsung turun ke lokasi untuk memastikan penanganan cepat dilakukan. Bupati segera menghubungi dan mengerahkan Pasukan Biru dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) PUPR Kabupaten Karawang guna melakukan penyedotan air di area underpass yang tergenang.
“Saya melihat langsung kemacetan cukup panjang dari dan menuju Jalan Arief Rahman Hakim. Setelah dicek, genangan air menutup salah satu underpass di Gonggo sehingga kendaraan hanya bisa menggunakan satu terowongan,” ujar Bupati Aep di lokasi.
Sambil menunggu proses penyedotan air, Bupati Aep bersama petugas turut membantu mengatur arus lalu lintas agar kemacetan dapat segera terurai dan aktivitas warga tidak terganggu lebih lama.
Berkat penanganan cepat tersebut, genangan air berhasil disedot dan Underpass Gonggo kini sudah dapat dilalui kembali oleh kendaraan. Arus lalu lintas berangsur normal.
Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah, terutama dalam situasi darurat yang berdampak langsung pada aktivitas publik.
“Alhamdulillah, setelah dilakukan penyedotan oleh Pasukan Biru SDA PUPR, underpass Gonggo saat ini sudah bisa kembali dilalui kendaraan. Kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap kondisi darurat seperti ini agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Karawang juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di titik rawan genangan, khususnya pada saat intensitas hujan tinggi, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi serupa di wilayah lain.
(Red)
Via
Berita Utama
