Berita Utama
0
BPPKB Banten DPC Karawang Bagikan Ratusan Takjil, Uji Kepedulian Sosial di Persimpangan Ramadan
Karawang, Taktis.web.id - Sore menjelang waktu berbuka di Karawang dipenuhi suasana yang berbeda. Matahari perlahan merendah di ufuk barat, langit memerah, sementara arus kendaraan mulai padat oleh para pekerja yang pulang dari rutinitas harian.
Di tengah hiruk pikuk itu, sejumlah tangan terulur di tepi jalan. Bukan untuk meminta, melainkan untuk berbagi.
Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pekerja, hingga warga yang melintas. Bagi sebagian orang, takjil mungkin hanya makanan pembuka puasa. Namun bagi para relawan yang turun ke jalan, paket sederhana itu menjadi simbol kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Kegiatan tersebut digelar oleh jajaran BPPKB Banten DPC Karawang, sebagai bagian dari agenda rutin organisasi setiap Ramadan.
Ketua BPPKB Banten DPC Karawang, Endang Suhari, mengatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kehadiran organisasi di tengah masyarakat.
“Ini adalah kegiatan rutin yang setiap tahun kami lakukan selama bulan suci Ramadan. BPPKB Banten DPC Karawang ingin menunjukkan bahwa kami hadir untuk masyarakat dan akan selalu berada di garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya di Karawang,” ujarnya.
Menurut Endang, Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah secara personal, tetapi juga ruang untuk memperkuat solidaritas sosial.
Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal BPPKB Banten DPC Karawang, AL Ramdhani, menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini juga memiliki makna simbolik bagi organisasi.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa BPPKB Banten DPC Karawang ada dan akan tetap ada. Ini juga menjadi momentum untuk saling berbagi kepada sesama,” katanya.
Di balik pembagian takjil yang berlangsung di persimpangan jalan itu, tersimpan pesan yang lebih luas tentang makna kepedulian sosial. Ramadan kerap menjadi pengingat bahwa solidaritas tidak cukup hanya hadir dalam kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Sebab bagi masyarakat, kehadiran organisasi kemasyarakatan tidak hanya dinilai dari seberapa sering mereka muncul dalam momentum tertentu, tetapi juga dari konsistensi mereka dalam membantu masyarakat di tengah berbagai persoalan sosial.
Kegiatan berbagi takjil di Karawang sore itu mungkin terlihat sederhana. Namun dari kesederhanaan itulah lahir pesan kemanusiaan: bahwa kepedulian sekecil apa pun selalu memiliki arti bagi masyarakat.
Di tengah padatnya jalan menjelang azan magrib, ratusan paket takjil yang berpindah tangan menjadi pengingat kecil bahwa semangat berbagi tetap hidup—dan selalu menemukan tempat di hati masyarakat.(Red)
Via
Berita Utama
