Berita Utama
pemerintahan
0
Karawang Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah, Proyek ISWMP Berlanjut hingga 2027
Karawang, Taktis.web.id - Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar rapat pengembangan kegiatan, Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP), sekaligus membahas rencana tindak lanjut atas sejumlah isu strategis pada masa perpanjangan proyek bersama kementerian/lembaga terkait, World Bank, dan perangkat daerah, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Selasa (12/5).
Rapat tersebut dihadiri Bupati Karawang, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sekretaris Baperida Karawang, perwakilan Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, World Bank, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Barat, serta unsur terkait lainnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang menyampaikan bahwa pembangunan daerah harus terus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengungkapkan adanya peningkatan kapasitas fiskal daerah dari 36 persen menjadi 42 persen yang diharapkan mampu mendukung optimalisasi program pengelolaan sampah di Kabupaten Karawang.
Sementara itu, Bupati Karawang menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mendukung program nasional penanganan sampah sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.
“Pemerintah Kabupaten Karawang siap mendukung kebutuhan infrastruktur dan operasional di sejumlah TPST, termasuk pembangunan akses jalan menuju TPST yang telah masuk dalam anggaran perubahan tahun 2026,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk World Bank dan pemerintah pusat, atas dukungan berkelanjutan terhadap pengelolaan sampah di Kabupaten Karawang.
Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen serius agar pengelolaan sampah dilakukan secara optimal dari hulu hingga hilir, sekaligus mencegah pembuangan sampah ke sungai maupun lingkungan sekitar.
Perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum menjelaskan bahwa dukungan World Bank diarahkan pada penguatan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan, meliputi aspek sanitasi, tata kelola, penguatan kelembagaan, pembentukan UPTD BLUD, legalisasi regulasi, hingga penerapan tarif retribusi sesuai ketentuan Kementerian Dalam Negeri.
Di sisi lain, perwakilan World Bank menyampaikan bahwa kehadiran seluruh pihak dalam rapat tersebut menunjukkan adanya komitmen dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani persoalan sampah. Proyek ISWMP sendiri dijadwalkan berlangsung hingga Mei 2027.
Bappenas turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan proyek percontohan pengelolaan sampah di Kabupaten Karawang yang dinilai berjalan baik, khususnya dalam pengelolaan sampah dari hulu ke hilir serta dukungan regulasi terhadap pembentukan BLUD.
Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri mengapresiasi terbitnya Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sampah Kabupaten Karawang. Saat ini, pemerintah daerah juga tengah menyusun draft peraturan turunan yang ditargetkan rampung pada minggu keempat sebelum memasuki proses harmonisasi. Penyesuaian tarif BLUD nantinya akan mengacu pada ketentuan Kemendagri.
Bupati Karawang optimistis seluruh tahapan proyek dapat berjalan sesuai target dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menutup kegiatan tersebut, Bupati Karawang menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah pusat, dan World Bank atas dukungan yang terus diberikan. Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga komitmen dan memperkuat sinergi agar program pengelolaan sampah di Kabupaten Karawang berjalan optimal serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (Red)
Via
Berita Utama
