Berita Utama
pemerintahan
0
Tanggulangi Kekeringan Karawang, Pemkab dan YRE Distribusikan 1,1 Juta Liter Air Bersih
Karawang, Taktis.web.id - Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, mewakili Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, menghadiri seremoni serah terima bantuan tanggap darurat kekeringan di Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Senin (26/10/2026).
Bantuan ini disalurkan sebagai langkah strategis untuk memperluas akses air bersih sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi dampak kekeringan yang melanda kawasan tersebut.
Melalui program tanggap darurat ini, sebanyak 26 titik penampungan air (toren) berkapasitas masing-masing 5.000 liter telah dipasang. Fasilitas penampungan tersebut ditunjang dengan distribusi air bersih mencapai 1.119.000 liter untuk memenuhi kebutuhan domestik warga terdampak.
Direktur Eksekutif Yayasan Rumah Energi (YRE), Manda, mengungkapkan bahwa pihaknya ditunjuk langsung oleh pihak Microsoft untuk menjalankan program penanganan kekeringan di wilayah Karawang dan Bekasi.
Manda menjelaskan, realisasi program di Kabupaten Karawang dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pengerjaan 16 titik penampungan air pada September dan penambahan 10 titik pada Oktober, sehingga total penampungan menjadi 26 titik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Karawang H. Maslani menegaskan pentingnya pergeseran pola penanganan kekeringan, dari sekadar respons darurat menuju mitigasi jangka panjang yang berkelanjutan.
"Pemerintah Kabupaten Karawang menyadari penanganan kekeringan tidak boleh berhenti sebatas respons darurat semata. Ke depan, kita perlu memperkuat ketahanan jangka panjang agar masyarakat memiliki akses air bersih yang lebih stabil dan siap menghadapi musim kemarau," ujar Maslani.
Maslani mengimbau masyarakat dan pemerintah desa setempat untuk mengelola serta merawat fasilitas penampungan air tersebut secara optimal agar proses distribusi tetap efektif dan kendala teknis di lapangan dapat diminimalkan.
Ia juga mengapresiasi sinergi lintas sektor yang terjalin antara pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, sektor swasta, dan warga lokal. Menurutnya, kolaborasi multipihak merupakan kunci utama dalam mewujudkan ketahanan air bersih yang berkelanjutan di Kabupaten Karawang. ***
Via
Berita Utama


