Search
24 C
en
  • Sign in / Join
  • Advertisement
Taktis | Kami Menyampaikan, Anda Menilai
  • Home
  • Redaksi
  • Berita Utama
  • Politik
  • Budaya & Pariwisata
  • Hukrim
  • Lingkungan
Search
Home Berita Utama pemerintahan Sosialisasi DTSEN di Karawang, Pemerintah Perkuat Akurasi dan Ketepatan Sasaran Bansos
Berita Utama pemerintahan

Sosialisasi DTSEN di Karawang, Pemerintah Perkuat Akurasi dan Ketepatan Sasaran Bansos

Redpel
Redpel
27 Feb, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

Karawang, Taktis.web.id - Pemerintah Kabupaten Karawang menerima kunjungan kerja Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto dalam rangka Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang digelar di Aula Husni Hamid, Kamis (26/2).

Kedatangan kedua menteri disambut langsung oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka, unsur TNI-Polri, Kejaksaan Negeri, Kepala Dinas Sosial Jawa Barat, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, operator SIKS-NG, pendamping desa, pilar-pilar sosial, hingga relawan se-Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menyatukan serta memperbarui data sosial ekonomi masyarakat guna memastikan penyaluran bantuan sosial dan berbagai program afirmasi berjalan tepat sasaran.

Sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang menetapkan DTSEN sebagai satu-satunya rujukan dalam penyaluran bantuan sosial dan program pemerintah lainnya. Terhitung sejak 9 Februari 2026, seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah wajib menggunakan data terpadu ini sebagai acuan resmi.


Dalam arahannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pembenahan dan integrasi data menjadi kunci utama dalam meningkatkan akurasi serta efektivitas penyaluran bantuan sosial.

“Perbaikan data adalah fondasi kebijakan yang tepat. Tanpa data yang akurat, program tidak akan tepat sasaran,” tegasnya.

Selama satu tahun terakhir, pemerintah terus melakukan verifikasi dan pemutakhiran data secara menyeluruh agar lebih akurat, transparan, dan akuntabel. Evaluasi juga dilakukan terhadap Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Berdasarkan DTSEN, masih terdapat masyarakat pada desil 1–5 yang belum menerima PBI-JK, sementara sebagian masyarakat pada desil 6–10 justru masih tercatat sebagai penerima bantuan.

Ke depan, pemerintah akan melakukan penonaktifan peserta yang tidak lagi memenuhi kriteria secara bertahap, dengan masa transisi selama tiga bulan sebagai bentuk mitigasi dan perlindungan sosial.

Melalui implementasi DTSEN, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial semakin presisi, berkeadilan, serta mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sumber IG : prokompimkabkarawang
Via Berita Utama
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Iklan Suarana 1 Iklan Suarana 2

Ikuti Kami

instagram Follow
youtube Subscribe
facebook Like

Featured Post

Karawang Percepat Digitalisasi Pajak Daerah, Bapenda Luncurkan SIPAKAR untuk Tingkatkan Kepatuhan dan Transparansi

Redpel- April 14, 2026 0
Karawang Percepat Digitalisasi Pajak Daerah, Bapenda Luncurkan SIPAKAR untuk Tingkatkan Kepatuhan dan Transparansi
Karawang, Taktis.web.id - Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan paj…

Most Popular

Editor Post

Popular Post

Taktis | Kami Menyampaikan, Anda Menilai

PT Mitrasoft Teknologi Indonesia

Badan Hukum: AHU-059184.AH.01.30.Tahun 2024, NPWP: 27.856.117.0-408.000
Alamat: Jl. Amarta Pundong RT.01/04
Palumbonsari Karawang Timur Kab. Karawang 41314


Contact us: taktisnetwork@gmail.com

Follow Us

© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap