Berita Utama
0
Ketum GMBI Dorong GMBI Jadi Garda Terdepan Kemanusiaan di Harlah ke- 24
Karawang, Taktis.web.id - Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-24 LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia), digelar Apel Akbar Hybrid bertema “Solidaritas Tanpa Batas” pada Sabtu, 28 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh anggota dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan pusat kegiatan yang terintegrasi secara daring dan luring.
Rangkaian acara meliputi tausyiah kebangsaan, bakti sosial, serta pembekalan mental bagi anggota dan masyarakat umum. Momentum ini menjadi ajang penguatan nilai-nilai persatuan, kepedulian sosial, serta komitmen terhadap keutuhan bangsa.
Ketua Umum LSM GMBI, Mohamad Fauzan Rachman, S.E., dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya solidaritas sebagai fondasi utama dalam membangun kekuatan sosial masyarakat.
“Solidaritas tanpa batas bukan hanya slogan, tetapi harus menjadi sikap hidup seluruh anggota GMBI. Kepedulian terhadap sesama adalah wujud nyata dari nilai kemanusiaan sekaligus bentuk pengabdian kepada Tuhan,” ujarnya.
Acara diawali dengan muqaddimah yang menekankan rasa syukur atas perjalanan 24 tahun organisasi. Forum ini juga diposisikan sebagai sarana pembekalan mental dan edukasi kolektif guna memperkuat integritas serta karakter anggota.
Dalam tausyiah kebangsaan, pendekatan spiritual menjadi sorotan utama. Solidaritas dimaknai sebagai ibadah sosial yang mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan dan sesama.
“Ketika kita membantu sesama tanpa memandang latar belakang, itulah bentuk ibadah sosial yang sesungguhnya. Inilah makna solidaritas yang harus kita rawat bersama,” tambahnya.
Nilai-nilai luhur budaya bangsa turut menjadi pembahasan penting dalam kegiatan ini. Persaudaraan ditegaskan tidak terbatas pada hubungan biologis, melainkan dibangun atas kesamaan visi dalam memperjuangkan keadilan sosial.
“Persaudaraan sejati lahir dari kesamaan tekad untuk membela kebenaran dan keadilan. GMBI harus hadir sebagai perekat, bukan pemecah,” tegas Ketua Umum.
Pada puncak tausyiah, disampaikan bahwa bela negara merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan. Peran masyarakat sipil dinilai sangat strategis dalam menjaga stabilitas dan keutuhan bangsa.
“Bela negara bukan hanya tugas aparat, tetapi amanah seluruh rakyat Indonesia. GMBI harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI dengan semangat kebersamaan,” ungkapnya
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan organisasi. Melalui peringatan Harlah ke-24 ini, LSM GMBI diharapkan semakin kokoh sebagai pelopor kebaikan dan agen pemersatu bangsa.
“Mari kita jadikan GMBI sebagai kekuatan moral yang membawa manfaat luas bagi masyarakat, serta terus menjaga solidaritas tanpa batas demi Indonesia yang lebih baik,” pungkas Mohamad Fauzan Rachman.
Antusiasme juga terlihat dari para kader di berbagai daerah, termasuk dari Distrik Karawang. Ketua Distrik Karawang, Asep Mulyana, menyampaikan bahwa momentum ini semakin memperkuat semangat kebersamaan dan loyalitas kader di tingkat daerah.
“Semangat solidaritas ini menjadi energi baru bagi kami di daerah untuk terus berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan semangat “Solidaritas Tanpa Batas”, GMBI menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai kekuatan moral yang membawa manfaat luas bagi masyarakat serta menjaga persatuan demi Indonesia yang lebih baik.
Pewarta : Deden
Via
Berita Utama
