Berita Utama
0
Bentrokan Aparat Desa dan Pihak Perusahaan di Wanasari, Sengketa Kabel Optik Picu Ketegangan
Karawang, Taktis.web.id - Insiden bentrokan terjadi antara perangkat Pemerintah Desa Wanasari dengan pihak perusahaan PT Pertiwi Lestari pada Selasa (31/3/2026).
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh sengketa aset desa berupa 12 kabel optik yang berada di area perusahaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah perangkat desa mendatangi kantor PT Pertiwi Lestari untuk mempertanyakan kejelasan status dan keberadaan kabel optik tersebut. Namun setibanya di lokasi, rombongan aparat desa disebut dihadang oleh oknum petugas keamanan perusahaan bersama sejumlah pihak yang diduga berasal dari LSM Banaspati.
Situasi yang awalnya berlangsung dalam bentuk adu argumen kemudian memanas dan berujung pada bentrokan fisik. Akibat kejadian tersebut, beberapa perangkat desa dilaporkan mengalami luka yang diduga akibat tindakan kekerasan.
Pihak korban telah melaporkan insiden ini kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penanganan.
Kepala Desa Wanasari, Sukarya, SH, yang juga menjabat sebagai Ketua APDESI Jawa Barat, menyampaikan keberatan dan kekecewaannya atas insiden tersebut. Ia menilai tindakan yang terjadi merupakan perlakuan yang tidak semestinya terhadap aparat desa yang sedang menjalankan tugas.
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Aparat desa datang untuk mempertanyakan aset, bukan untuk mencari konflik,” ujarnya.
Sebagai bentuk respons, Pemerintah Desa Wanasari berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Senin, 6 April 2026. Aksi tersebut diperkirakan akan melibatkan sekitar 20.000 massa yang merupakan perwakilan dari berbagai desa.
Aksi tersebut direncanakan sebagai bentuk protes sekaligus tuntutan agar operasional PT Pertiwi Lestari dihentikan sementara, serta mendorong penyelesaian persoalan secara terbuka dan transparan.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PT Pertiwi Lestari belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. (Red)
Via
Berita Utama
