Berita Utama
pemerintahan
0
Bupati Karawang Laporkan Darurat Sampah 662 Ton per Hari di Rakor Nasional Bersama Kasad dan Gubernur Jabar
Jakarta, Taktis.web.id - Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., bersama Dandim 0604/Karawang Letkol Inf. Nanda Siswanto, S.Sos., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Persampahan dan Mitigasi Dampak Kemarau Panjang yang diselenggarakan TNI Angkatan Darat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karawang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang.
Rakor dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dan dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kepala BMKG Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, para bupati dan wali kota se-Jawa Barat, serta jajaran Dandim di lingkungan Kodam III/Siliwangi.
Dalam arahannya, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa persoalan sampah telah menjadi tantangan nasional yang membutuhkan penanganan terpadu, kolaboratif, dan berkelanjutan.
“Permasalahan sampah merupakan isu yang harus ditangani secara bersama-sama. TNI AD siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah melalui pendekatan kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi peran aktif TNI AD dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, termasuk penanganan persoalan lingkungan hidup.
“Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan TNI AD menjadi modal penting dalam menghadirkan solusi yang efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Karawang memaparkan kondisi terkini pengelolaan persampahan di Kabupaten Karawang. Berdasarkan data yang disampaikan, timbulan sampah di Karawang mencapai 1.108,60 ton per hari yang tersebar di 30 kecamatan.
Namun, saat ini layanan pengelolaan sampah baru menjangkau 17 kecamatan atau sekitar 56,67 persen. Dari total timbulan sampah tersebut, sebanyak 68,15 ton per hari telah berhasil diolah di sumber maupun fasilitas pengelolaan sampah, sementara 378,34 ton per hari diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalupang.
Masih terdapat sekitar 662,11 ton sampah per hari yang belum terangkut dan berpotensi mencemari lingkungan melalui pembuangan liar.
Selain itu, Bupati Karawang juga melaporkan bahwa TPA Jalupang saat ini telah menampung sekitar 1,2 juta ton sampah dengan rata-rata penambahan mencapai 1.360 ton setiap hari.
Selain membahas pengelolaan sampah, rakor juga membahas langkah-langkah antisipasi terhadap dampak kemarau panjang yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terutama terkait potensi kekurangan pasokan air bersih bagi masyarakat.
Kehadiran Pemerintah Kabupaten Karawang dalam agenda strategis tersebut menjadi bentuk komitmen daerah untuk menyelaraskan program pembangunan dengan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sekaligus memperkuat upaya penanganan persampahan dan mitigasi dampak kemarau demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karawang. (Red)
Via
Berita Utama


