Berita Utama
0
Massa Desak Transparansi KPR, Aksi LBH Arya Mandalika di BTN Karawang Berlangsung Panas
Karawang, Taktis.web.id - Aksi unjuk rasa yang digelar LBH Arya Mandalika bersama masyarakat dan konsumen perumahan di depan Kantor BTN Cabang Karawang, Senin (22/6/2026), berlangsung panas. Perhatian publik tertuju pada insiden adu argumen antara seorang pejabat BTN bernama Guntur dengan Presiden Direktur LBH Arya Mandalika, Hendra Supriatna, saat massa menyampaikan aspirasi terkait berbagai persoalan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Perdebatan yang terjadi di hadapan peserta aksi memicu ketegangan dan menuai sorotan. Massa menilai pihak BTN seharusnya mengedepankan dialog terbuka serta memberikan penjelasan yang komprehensif kepada masyarakat, bukan terlibat perdebatan dengan warga yang tengah menyampaikan keluhan.
Dalam aksi tersebut, LBH Arya Mandalika menyampaikan sejumlah tuntutan yang berasal dari laporan dan pengaduan masyarakat. Beberapa di antaranya menyangkut transparansi proses penyaluran KPR, kepastian hukum bagi debitur, hingga perlindungan hak-hak konsumen yang mengaku mengalami kerugian.
"Kami hadir membawa aspirasi masyarakat yang selama ini mencari kejelasan. Yang dibutuhkan adalah jawaban dan solusi, bukan perdebatan," ujar salah satu peserta aksi.
Massa mendesak BTN Cabang Karawang untuk membuka informasi secara transparan terkait berbagai persoalan yang dilaporkan konsumen. Selain itu, mereka meminta langkah konkret dan bentuk tanggung jawab yang jelas terhadap masyarakat yang hingga saat ini masih menunggu penyelesaian sejumlah permasalahan perumahan.
LBH Arya Mandalika juga meminta aparat penegak hukum melakukan pendalaman apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum dalam proses penyaluran KPR. Dugaan yang disoroti meliputi manipulasi data, kredit bermasalah, penyalahgunaan kewenangan, maupun bentuk pelanggaran lain yang berpotensi merugikan masyarakat.
Aksi tersebut turut menyoroti sejumlah proyek perumahan yang disebut menjadi sumber keluhan konsumen, antara lain Perumahan Jati Mulya, Griya Asri, Haliman, Grand City, Pangulah Permai, serta beberapa proyek lainnya yang saat ini masih menjadi perhatian publik.
Ketegangan antara Hendra Supriatna dan pejabat BTN bernama Guntur akhirnya berhasil diredam setelah dilakukan mediasi oleh petugas keamanan dan pihak terkait. Meski situasi kembali kondusif, insiden tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai sejauh mana keseriusan BTN dalam merespons dan menyelesaikan berbagai keluhan konsumen.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak BTN Cabang Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait perdebatan yang terjadi maupun tanggapan atas tuntutan yang disampaikan LBH Arya Mandalika dan masyarakat. (Red)
Via
Berita Utama
