Search
24 C
en
  • Sign in / Join
  • Advertisement
Taktis | Kami Menyampaikan, Anda Menilai
  • Home
  • Redaksi
  • Berita Utama
  • Politik
  • Budaya & Pariwisata
  • Hukrim
  • Lingkungan
Search
Home Berita Utama Kepolisian Polresta Karawang Bongkar Modus Peredaran Narkoba, Pengedar Diancam Hukuman Berat
Berita Utama Kepolisian

Polresta Karawang Bongkar Modus Peredaran Narkoba, Pengedar Diancam Hukuman Berat

Redaksi
Redaksi
22 Jul, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
 

Karawang, Taktis.web.id - Polresta Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah menegaskan bahwa setiap pelaku tindak pidana narkotika akan diproses sesuai aturan 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1egaskan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika, psikotropika, serta obat keras tertentu (OKT) ilegal di wilayah hukumnya. Penindakan terhadap para pelaku dilakukan secara tegas dengan mengacu pada ketentuan perundang-undangan terbaru yang berlaku.

Kapolresta Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menegaskan bahwa setiap pelaku tindak pidana narkotika akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku tanpa pengecualian.

"Setiap orang yang tanpa hak dan melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika Golongan I akan dikenakan sanksi pidana yang berat," tegas Fiki, Rabu (22/7/2026).

Penindakan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, serta Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Berdasarkan ketentuan tersebut, pelaku dapat dijatuhi hukuman penjara paling singkat lima tahun hingga paling lama 20 tahun, disertai pidana denda mulai Rp1 miliar hingga Rp10 miliar.

Kapolres menjelaskan, terhadap pelaku peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti melebihi lima gram akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023.

Ancaman hukumannya berupa pidana penjara paling singkat enam tahun hingga paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum yang dapat ditambah sepertiga sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, pelaku peredaran narkotika sintetis, termasuk tembakau sintetis atau gorila, dikenakan Pasal 114 ayat (1) UU Narkotika juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 juncto Pasal 7 angka Romawi 50 UU Nomor 1 Tahun 2026.

"Ancaman pidananya berupa penjara paling singkat lima tahun hingga paling lama 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar," jelasnya.

Selain narkotika, Polresta Karawang juga memberikan perhatian serius terhadap maraknya peredaran obat keras tertentu (OKT) tanpa izin.

Pelaku yang mengedarkan obat keras tanpa memiliki keahlian dan kewenangan akan dijerat Pasal 435 juncto Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Mereka terancam hukuman penjara paling singkat lima tahun hingga paling lama 12 tahun, serta pidana denda mulai Rp500 juta sampai Rp5 miliar.

Modus Peredaran Gunakan Sistem Tempel hingga Berkedok Warung

Dalam pengungkapan berbagai kasus, Polresta Karawang menemukan sejumlah modus operandi yang digunakan para pelaku.

Untuk peredaran sabu dan tembakau sintetis, jaringan pengedar umumnya menggunakan sistem tempel, yakni barang diletakkan di lokasi tertentu sehingga penjual dan pembeli tidak bertemu secara langsung.

Sedangkan pengedar obat keras tertentu lebih banyak menggunakan metode transaksi langsung atau Cash on Delivery (COD). Tidak sedikit pula yang menyamarkan aktivitas ilegalnya dengan membuka usaha berkedok warung sembako maupun konter pulsa.

Di akhir keterangannya, Kapolresta Karawang menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus memberikan informasi terkait dugaan peredaran narkotika dan obat keras ilegal.

Menurutnya, laporan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengungkapan berbagai kasus.

"Kami selalu menganalisis dan menindaklanjuti setiap informasi yang masuk dengan mengedepankan prinsip efektivitas dan skala prioritas. Mana yang dapat segera diungkap, akan langsung kami tindaklanjuti," pungkas AKBP Fiki Novian Ardiansyah. (Deden)

Via Berita Utama
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts No results found
Newer Posts

You may like these posts

Seedbacklink

Ikuti Kami

instagram Follow
youtube Subscribe
facebook Like

Featured Post

Polresta Karawang Bongkar Modus Peredaran Narkoba, Pengedar Diancam Hukuman Berat

Redaksi- July 22, 2026 0
Polresta Karawang Bongkar Modus Peredaran Narkoba, Pengedar Diancam Hukuman Berat
Karawang, Taktis.web.id - Polresta Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah menegaskan bahwa setiap pelaku tindak pidana narkotika akan diproses sesuai aturan …

Most Popular

Direktur LBH GABBAR Indonesia Dukung Juhendi Sulaeman Maju Kembali di Pilkades Karanghaur 2026–2034, Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan

Direktur LBH GABBAR Indonesia Dukung Juhendi Sulaeman Maju Kembali di Pilkades Karanghaur 2026–2034, Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan

July 19, 2026
Wabup Maslani Hadiri Rapim Kadin Karawang 2026, Tegaskan Komitmen Pemkab Perkuat Iklim Investasi dan Kolaborasi Dunia Usaha

Wabup Maslani Hadiri Rapim Kadin Karawang 2026, Tegaskan Komitmen Pemkab Perkuat Iklim Investasi dan Kolaborasi Dunia Usaha

July 18, 2026
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Pelebaran Jalan Desa di Rawamerta Karawang Disorot: Galian Dinilai Kurang Dalam dan Pengawas Dipertanyakan

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Pelebaran Jalan Desa di Rawamerta Karawang Disorot: Galian Dinilai Kurang Dalam dan Pengawas Dipertanyakan

July 17, 2026

Editor Post

Kasus Perdagangan Orang, Eva Nursova Telah Kembali ke Indonesia, Keluarga Tuntut Kepastian Hukum

Kasus Perdagangan Orang, Eva Nursova Telah Kembali ke Indonesia, Keluarga Tuntut Kepastian Hukum

March 13, 2025
Warga Sindang Mukti Keluhkan Akses Pertanian dan Ketiadaan Ambulans

Warga Sindang Mukti Keluhkan Akses Pertanian dan Ketiadaan Ambulans

September 08, 2025
Peredaran Obat Keras di Karawang: Jual Beli Terang-Terangan, Aparat ke Mana?

Peredaran Obat Keras di Karawang: Jual Beli Terang-Terangan, Aparat ke Mana?

September 08, 2025

Popular Post

Direktur LBH GABBAR Indonesia Dukung Juhendi Sulaeman Maju Kembali di Pilkades Karanghaur 2026–2034, Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan

Direktur LBH GABBAR Indonesia Dukung Juhendi Sulaeman Maju Kembali di Pilkades Karanghaur 2026–2034, Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan

July 19, 2026
Wabup Maslani Hadiri Rapim Kadin Karawang 2026, Tegaskan Komitmen Pemkab Perkuat Iklim Investasi dan Kolaborasi Dunia Usaha

Wabup Maslani Hadiri Rapim Kadin Karawang 2026, Tegaskan Komitmen Pemkab Perkuat Iklim Investasi dan Kolaborasi Dunia Usaha

July 18, 2026
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Pelebaran Jalan Desa di Rawamerta Karawang Disorot: Galian Dinilai Kurang Dalam dan Pengawas Dipertanyakan

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Pelebaran Jalan Desa di Rawamerta Karawang Disorot: Galian Dinilai Kurang Dalam dan Pengawas Dipertanyakan

July 17, 2026
Taktis | Kami Menyampaikan, Anda Menilai

PT Mitrasoft Teknologi Indonesia

Badan Hukum: AHU-059184.AH.01.30.Tahun 2024, NPWP: 27.856.117.0-408.000
Alamat: Jl. Amarta Pundong RT.01/04
Palumbonsari Karawang Timur Kab. Karawang 41314


Contact us: taktisnetwork@gmail.com

Follow Us

© 2023 Member of SIG. All Rights Reserved.
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap