Berita Utama
0
Wakil Ketua I DPRD Karawang Dorong Pembinaan Sepak Bola Usia Dini, Sebut Prestasi Anak sebagai Investasi Masa Depan
Karawang, Taktis.web.id - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karawang periode 2024–2029, H. Oma Miharja Rizki, S.H., M.H., memberikan apresiasi terhadap prestasi Nazeef Khan Raziq Ithar Mandalika, siswa SD Abata Telukjambe, yang menunjukkan potensi dan prestasi dalam sepak bola usia dini.
H. Oma menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa Kabupaten Karawang memiliki potensi besar pada generasi muda, termasuk di bidang olahraga. Menurutnya, potensi anak perlu mendapatkan perhatian, pembinaan, serta dukungan secara berkelanjutan sejak usia dini.
“Saya mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada Nazeef atas prestasi yang diraih. Teruslah belajar, berlatih, disiplin dan jangan pernah takut memiliki cita-cita besar. Semoga prestasi ini menjadi awal perjalanan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar H. Oma.
Olahraga Bukan Sekadar Prestasi, tetapi Membentuk Karakter
H. Oma menegaskan, olahraga tidak semata-mata berkaitan dengan kemenangan, medali maupun piala. Lebih dari itu, proses latihan dan kompetisi merupakan bagian penting dalam membentuk karakter anak.
Melalui olahraga, anak belajar mengenai kedisiplinan, kerja keras, sportivitas, tanggung jawab, kebersamaan hingga kemampuan menghargai rekan maupun lawan.
“Olahraga mengajarkan anak untuk disiplin, bekerja keras, menghargai proses dan menjunjung sportivitas. Nilai-nilai seperti inilah yang harus kita tanamkan sejak usia dini karena mereka merupakan generasi penerus Karawang,” katanya.
Karena itu, ia mendorong agar anak-anak yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga memperoleh ruang serta kesempatan yang memadai untuk mengembangkan kemampuan mereka.
Bakat Anak Karawang Jangan Terhenti karena Minim Dukungan
H. Oma menilai Karawang memiliki banyak anak berbakat di berbagai bidang. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang secara optimal tanpa sistem pembinaan dan dukungan yang memadai.
Menurutnya, perhatian terhadap talenta muda tidak seharusnya baru muncul setelah seorang anak berhasil meraih prestasi besar. Dukungan justru harus diberikan sejak mereka berada dalam tahap awal pembentukan kemampuan, mental dan kepercayaan diri.
“Jangan sampai ada anak Karawang yang mempunyai bakat besar tetapi kemudian berhenti karena tidak mendapatkan kesempatan dan dukungan. Kita harus hadir sejak mereka masih berada pada tahap pembinaan,” tegasnya.
Ia menilai keberadaan sekolah, akademi, klub olahraga dan berbagai wadah pembinaan menjadi bagian penting dalam menemukan sekaligus mengembangkan talenta-talenta muda di Karawang.
Pembinaan Usia Dini Butuh Kolaborasi
H. Oma juga menekankan bahwa pembinaan olahraga usia dini tidak dapat dibebankan kepada satu pihak. Pemerintah daerah, sekolah, organisasi olahraga, klub atau akademi, pelatih, dunia usaha, orang tua dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara berjenjang dan konsisten harus dibarengi dengan kompetisi yang sehat. Dengan demikian, anak tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga pengalaman bertanding dan kesempatan mengukur perkembangan kemampuannya.
“Tidak ada atlet besar yang lahir secara instan. Ada latihan panjang, pelatih, keluarga, sekolah dan lingkungan yang mendukung di belakang keberhasilan seorang atlet. Karena itu pembinaan harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia berharap semakin banyak kompetisi olahraga usia dini digelar di Karawang sehingga anak-anak memiliki ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun mental kompetitif secara positif.
Prestasi Nazeef Diharapkan Menginspirasi Anak Karawang
Prestasi yang diraih Nazeef diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak lain di Telukjambe dan seluruh wilayah Kabupaten Karawang untuk berani mengembangkan minat dan bakat mereka.
H. Oma berpesan agar Nazeef tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas, sembari terus mengembangkan kemampuan sepak bolanya.
“Kepada Nazeef dan seluruh anak-anak Karawang, teruslah belajar dan berlatih. Hormati orang tua, guru dan pelatih. Pertahankan disiplin dan sportivitas. Jangan cepat puas dengan satu prestasi karena perjalanan kalian masih sangat panjang,” pesannya.
Ia optimistis anak-anak yang saat ini berlatih di sekolah, akademi maupun lapangan sepak bola di Karawang memiliki peluang untuk berkembang hingga mampu membawa nama daerah ke tingkat Jawa Barat, nasional, bahkan internasional.
Pembangunan SDM Harus Menjadi Prioritas
Sebagai Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karawang, H. Oma menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan, kreativitas, minat, bakat dan olahraga generasi muda merupakan bagian penting dari investasi pembangunan daerah dalam jangka panjang.
“Anak-anak adalah masa depan Karawang. Tugas kita adalah membuka jalan, memberikan kesempatan dan menciptakan lingkungan yang memungkinkan mereka berkembang. Ketika anak-anak Karawang berprestasi, kita semua ikut bangga,” ungkapnya.
Ia berharap prestasi Nazeef dapat menjadi salah satu contoh positif yang mendorong semakin banyak generasi muda Karawang untuk berani bermimpi, berlatih dan mengejar prestasi.
H. Oma juga mengajak keluarga, sekolah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk tidak meremehkan mimpi seorang anak. Dukungan yang diberikan sejak dini, menurutnya, dapat menjadi faktor penting dalam menentukan perjalanan seorang anak menuju prestasi.
“Selamat kepada Nazeef. Terus berjuang dan jadilah kebanggaan keluarga, sekolah serta Kabupaten Karawang. Semoga kelak lahir semakin banyak anak Karawang yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia melalui prestasinya,” pungkas H. Oma Miharja Rizki, S.H., M.H. (*)
Via
Berita Utama


