Berita Utama
0
Pelantikan Pengurus KNAP Perkuat Ikhtiar Menjaga Akidah di Nusantara
Jakarta, Taktis.web.id - Komisi Nasional Anti Pemurtadan (KNAP) resmi menggelar Pelantikan Pengurus Pusat di Hotel Sofyan Cikini, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi serta menyelaraskan langkah konkret dakwah anti pemurtadan di Indonesia. pada Selasa, 23 Desember 2025.
Pelantikan pengurus dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Syuro KNAP, Dr. Achmad Rofi’i, Lc., M.M.Pd., didampingi Sekretaris Jenderal KNAP, Abu Al-Izz, Lc., M.A. Pengukuhan kepengurusan baru tersebut dinilai penting dalam merespons tantangan dakwah di era modern sekaligus memperkuat upaya menjaga akidah umat.
Selain prosesi pelantikan, acara juga dirangkaikan dengan seminar bertema “SKB Tiga Menteri” yang menghadirkan H. Ahmad Mihdan, Ketua TPM Pusat, sebagai narasumber. Seminar ini membahas aspek hukum dan regulasi terkait kebebasan beragama serta perlindungan akidah di Indonesia dalam bingkai peraturan perundang-undangan.
Juru Bicara KNAP, Yudi Kristanto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial.
“Acara ini menjadi momentum konsolidasi untuk menyusun langkah-langkah taktis dalam membentengi umat dari berbagai tantangan pemurtadan,” ucapnya di sela kegiatan.
Rangkaian acara ditutup dengan konferensi pers yang menegaskan komitmen KNAP untuk terus istiqamah melanjutkan risalah perjuangan Rasulullah SAW dalam menjaga kemurnian tauhid di Nusantara.
Dalam kesempatan tersebut, KNAP juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada seluruh elemen masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
- kepada pemerintah, KNAP mengimbau agar menciptakan suasana yang kondusif dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, dengan tidak menyelenggarakan atau memfasilitasi kegiatan yang berpotensi menyinggung dan/atau melukai perasaan umat Islam sebagai umat mayoritas di Indonesia.
- kepada umat Islam, KNAP mengingatkan agar tidak larut dalam euforia perayaan Natal dan Tahun Baru, tetap menjaga kondusivitas kerukunan, serta tidak melunturkan akidah Islam.
- kepada umat Nasrani, KNAP mengimbau agar tidak memanfaatkan momentum Natal dan Tahun Baru untuk misi terselubung pemurtadan, tidak melakukan tindakan yang dapat memicu keresahan umat Islam, serta tidak memaksakan penggunaan atribut atau ornamen Natal kepada karyawan Muslim.
- KNAP kembali mengingatkan umat Islam agar tidak menyerupai (tasyabuh) praktik peribadatan agama lain, serta memanfaatkan momentum akhir tahun untuk memperkuat akidah, meningkatkan amal saleh, dan mempererat muamalah yang membangun ukhuwah serta kepedulian sosial.
(Red)
Via
Berita Utama
