Berita Utama
pemerintahan
0
Karawang Usulkan 86.170 Hektare LP2B, Tegaskan Komitmen Pertahankan Status Lumbung Padi Nasional
Bandung, Taktis.web.id - Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus mengawal pembangunan daerah yang berkelanjutan. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar di Bandung, Selasa (10/6/2026).
Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Karawang, serta Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karawang.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional yang tetap berkomitmen mempertahankan lahan pertanian produktif di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan dan investasi daerah.
Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Barat, Sumasna, S.T., M.U.M., yang hadir mewakili Gubernur Jawa Barat, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ATR/BPN atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan dalam upaya pengendalian alih fungsi lahan sawah serta perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan.
Berdasarkan hasil analisis Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Karawang Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Karawang secara resmi mengusulkan luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebesar 86.170 hektare. Luasan tersebut setara dengan 87 persen dari total Lahan Baku Sawah (LBS) Kabupaten Karawang Tahun 2025 yang tercatat mencapai 99.042,92 hektare.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan nasional, tanpa mengesampingkan kebutuhan pembangunan daerah yang terus berkembang.
Dengan keseimbangan antara perlindungan lahan pertanian dan pengembangan wilayah, Karawang optimistis dapat terus mempertahankan predikatnya sebagai lumbung padi nasional sekaligus mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. (Red)
Via
Berita Utama

