Berita Utama
Pendidikan
0
Karawang, Taktis.web.id - Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SDN Lemahmulya II, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, resmi mulai dilaksanakan melalui bantuan pemerintah dari Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Program Revitalisasi SDN Lemahmulya II Resmi Berjalan, Bangun Ruang Kelas Baru dan Fasilitas Penunjang
Karawang, Taktis.web.id - Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SDN Lemahmulya II, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, resmi mulai dilaksanakan melalui bantuan pemerintah dari Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan guna mendukung proses belajar mengajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif.
Berdasarkan papan informasi proyek, revitalisasi SDN Lemahmulya II meliputi sejumlah pekerjaan dengan rincian sebagai berikut:
Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) lantai dasar sebanyak 3 ruang senilai Rp810.434.082.
Pembangunan Ruang Kelas Baru lantai dasar sebanyak 2 ruang senilai Rp540.289.482.
Pembangunan Ruang Kelas Baru lantai dua sebanyak 2 ruang senilai Rp418.897.454.
Pembangunan 1 ruang UKS senilai Rp162.004.576.
Rehabilitasi toilet siswa sebanyak 1 ruang senilai Rp52.180.905.
Pembangunan pagar sepanjang 25 meter senilai Rp49.970.032.
Pemasangan paving block seluas 552,75 meter persegi senilai Rp49.928.492.
Total nilai pekerjaan mencapai sekitar Rp2,08 miliar dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender, terhitung sejak 15 Juni hingga 11 Oktober 2026.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Lemahmulya II, yang berlokasi di Dusun Karangmulya II, RT 003/RW 009, Desa Lemahmulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.
Perwakilan Kepala SDN Lemahmulya II, Ari, menyampaikan bahwa program revitalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal. Dengan tersedianya ruang kelas baru dan fasilitas penunjang lainnya, lingkungan sekolah diharapkan menjadi lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Di sisi lain, aktivis pembangunan Ahmad Muslim menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan revitalisasi SDN Lemahmulya II. Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan merupakan investasi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Namun demikian, Ahmad menegaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, standar mutu konstruksi, serta ketentuan yang berlaku. Mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran negara, pelaksanaannya wajib mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan yang efektif.
"Kami mendukung penuh pembangunan revitalisasi SDN Lemahmulya II karena manfaatnya sangat besar bagi siswa, guru, dan masyarakat. Namun dukungan tersebut harus dibarengi dengan pelaksanaan pekerjaan yang mengacu pada spesifikasi teknis, standar mutu konstruksi, serta ketentuan yang berlaku. Pengawasan yang efektif menjadi kunci agar setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan. Kualitas bangunan harus menjadi prioritas utama sehingga hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat," tegas Ahmad Muslim.
Pernyataan tersebut mencerminkan dukungan terhadap pembangunan sektor pendidikan, sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap proyek yang dibiayai melalui APBN harus dilaksanakan secara profesional, transparan, berkualitas, dan akuntabel agar memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan dan masyarakat.
(Deden)
Via
Berita Utama
