Berita Utama
pemerintahan
0
Musrenbang Karawang 2026: Ekonomi Tumbuh 5,06 Persen, Pemkab Fokus Infrastruktur dan Penurunan Stunting
Karawang, Taktis.web.id - Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Karawang Tahun 2026, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah, khususnya untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Dalam forum tersebut, terungkap bahwa kinerja pembangunan Kabupaten Karawang sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Sejumlah indikator makro mencatat capaian yang menggembirakan.
Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,06 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 74,59. Sementara itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita menembus Rp130,65 juta, melampaui target yang ditetapkan.
Kontribusi Karawang terhadap PDRB Provinsi Jawa Barat juga cukup signifikan, mencapai 11,10 persen. Di sisi kesejahteraan, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 7,08 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 7,99 persen. Ketimpangan pendapatan pun membaik, dengan rasio gini berada di angka 0,36.
Meski demikian, pemerintah daerah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu segera ditangani. Di antaranya adalah pengendalian emisi gas rumah kaca yang masih berada di atas target, serta prevalensi stunting yang masih perlu ditekan.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa capaian positif tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembangunan ke depan.
“Berbagai indikator pembangunan menunjukkan hasil yang baik. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada tantangan yang harus dijawab bersama, seperti peningkatan kualitas pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, hingga percepatan penurunan stunting,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Karawang, Ridwan Salam, menyampaikan bahwa tema Musrenbang tahun ini adalah “Penyediaan Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah yang Berkualitas, Merata, dan Terintegrasi.”
Menurutnya, tema tersebut dipilih untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan antarwilayah.
“Melalui tema ini, kami ingin memastikan pembangunan dirasakan merata oleh seluruh masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan dasar dan konektivitas antarwilayah,” jelasnya.
Ridwan juga mengungkapkan bahwa proses penyusunan RKPD 2027 telah melalui berbagai tahapan partisipatif, mulai dari Musrenbang Kecamatan, Musrenbang Daerah Pemilihan (Dapil), Forum Konsultasi Publik, hingga Forum Gabungan Perangkat Daerah.
Selanjutnya, hasil Musrenbang Kabupaten akan diselaraskan dengan RKPD Provinsi Jawa Barat melalui Musrenbang tingkat provinsi. Proses tersebut akan dilanjutkan dengan penyusunan rancangan akhir, review oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), hingga penetapan RKPD Kabupaten Karawang Tahun 2027 secara tepat waktu.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan perencanaan pembangunan Kabupaten Karawang semakin tepat sasaran, berkelanjutan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. (Red)
Via
Berita Utama
