Berita Utama
pemerintahan
0
Dirjen PAS Tinjau Program MBG dan Ketahanan Pangan di Lapas Karawang, Jadi Role Model Pembinaan Produktif Nasional
Karawang, Taktis.web.id - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia melalui Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, melakukan peninjauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ketahanan pangan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang, Senin (26/5).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program MBG serta berbagai program ketahanan pangan mandiri yang dikelola secara produktif oleh pihak lapas bersama warga binaan.
Program ini menjadi implementasi nyata misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pembinaan kreatif, kemandirian warga binaan, serta kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Dirjen Pemasyarakatan bersama jajaran melihat langsung ekosistem ketahanan pangan terpadu yang dikembangkan di area lapas, meliputi tujuh sektor utama.
Pertama, peninjauan Satuan Pelayanan Pembuatan Makanan (SPPG) Warung Bambu guna memastikan kesiapan dapur serta higienitas pengolahan makanan dalam mendukung program MBG.
Kedua, peninjauan area hortikultura yang membudidayakan tanaman pangan dan sayuran segar hasil pembinaan warga binaan.
Ketiga, peninjauan budidaya maggot dan bank pakan sebagai inovasi pengelolaan limbah organik menjadi pakan alternatif yang efisien dan ramah lingkungan.
Keempat, peninjauan peternakan ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan) dengan populasi sekitar 1.000 ekor ayam petelur dan pedaging untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi.
Kelima, peninjauan area peternakan domba yang diproyeksikan menjadi bagian dari penguatan sektor peternakan nasional.
Keenam, peninjauan area penggemukan sapi sebagai bagian dari program penguatan kedaulatan pangan daerah.
Ketujuh, peninjauan area perikanan yang mencakup budidaya 2.000 ekor ikan bawal, 6.000 ekor ikan lele, 1.576 ekor ikan patin, serta penebaran 21.000 benih ikan nila nirwana.
Selain itu, Dirjen Pemasyarakatan bersama jajaran juga melaksanakan panen raya padi varietas M70D yang dikenal sebagai varietas unggul dengan masa panen cepat dan produktivitas tinggi.
“Program ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta menjadi wadah produktif yang melahirkan kemandirian ekonomi dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Mashudi.
Sementara itu, Wakil Bupati Karawang, Maslani, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Lapas Karawang sebagai role model pengembangan ketahanan pangan pemasyarakatan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang, kami mengucapkan selamat datang dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Bapak Komjen Pol. (Purn) Agus Andrianto, serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi, atas perhatian dan dukungannya terhadap pelaksanaan program pembinaan yang produktif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” kata Maslani.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang siap mendukung penuh implementasi program nasional tersebut.
“Karawang siap mendukung penuh program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tegasnya.
Melalui sinergi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, pemerintah daerah, serta jajaran wilayah Jawa Barat, program pembinaan kreatif di Lapas Kelas IIA Karawang diharapkan terus berkembang menjadi pilar penggerak ekonomi, pembinaan warga binaan, dan pemenuhan gizi masyarakat sekitar. (Red)
Via
Berita Utama

