Berita Utama
Kepolisi
pemerintahan
0
Pemkab Karawang dan Polda Jabar Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi, Kapolda: Jangan Sampai Investasi Terganggu
Karawang, Taktis.web.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan kondusivitas kawasan industri melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula Tathya Dharaka, Polres Karawang.
Rakor tersebut dihadiri Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Dandim 0604/Karawang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Karawang.
Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan bahwa Karawang memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga ketahanan pangan nasional sekaligus salah satu pusat industri terbesar di Indonesia.
Menurutnya, Karawang memiliki lahan sawah seluas sekitar 87 ribu hektare dengan produksi padi mencapai 1,4 juta ton per tahun. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi daerah juga ditopang oleh keberadaan sembilan kawasan industri yang menjadi tujuan investasi nasional maupun asing.
"Karawang tidak bisa dipisahkan dari sektor industri. Melalui rapat koordinasi ini, kami berharap lahir langkah-langkah konkret untuk menjaga stabilitas investasi. Kami juga memohon arahan dari Bapak Kapolda agar iklim investasi di Karawang tetap aman, kondusif, dan terus berkembang," ujar Aep.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab Karawang dalam menciptakan proses rekrutmen tenaga kerja yang transparan melalui penyediaan layanan informasi lowongan kerja berbasis website yang dapat diakses masyarakat secara gratis.
"Kami telah menyediakan website informasi lowongan kerja secara gratis. Sistemnya kami bangun secara transparan. Namun demikian, masih terdapat oknum, baik di lingkungan HRD maupun di tingkat desa, yang mencoba memanfaatkan situasi. Bersama APINDO dan Forkopimda, kami berkomitmen mendukung penuh program 'Jaga Rawat–Jaga Jawa Barat' sebagai upaya menjaga kepercayaan investor," tegasnya.
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto menegaskan bahwa seluruh pemangku kepentingan harus memiliki komitmen yang sama dalam menjaga keamanan dan stabilitas investasi di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Karawang.
Ia menjelaskan, program "Jaga Rawat–Jaga Jawa Barat" dibangun di atas empat prinsip utama, yakni Adaptif, Responsif, Kolaboratif, dan Solutif, sebagai landasan dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengganggu iklim investasi.
"Di tengah dinamika ekonomi global, investasi menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang harus kita jaga bersama. Investasi yang telah diperjuangkan jangan sampai terganggu. Hari ini kita menyatukan persepsi dan langkah nyata untuk menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta menciptakan iklim investasi yang adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif," tegas Kapolda.
Ia menambahkan, keberlangsungan investasi harus mampu memberikan dampak berganda (multiplier effect) terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemkab Karawang, Polda Jawa Barat, TNI, Kejaksaan, Forkopimda, APINDO, dan para pelaku usaha berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam menciptakan ekosistem industri yang aman, stabil, berdaya saing, dan berkelanjutan guna menjaga kepercayaan investor serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karawang. (*)
Via
Berita Utama
